Beritaindonesia.id, BANJAR – Memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan saat ini, masyarakat diimbau waspada. Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedi Suardi.
Dia menjelaskan, peralihan musim atau pancaroba akan terjadi sampai akhir bulan Oktober ini. Di mana akan terjadi hujan dengan intensitas ringan dan sedang yang berpotensi terjadinya bencana alam.
“Sejauh ini baru terjadi genangan air saja, belum sampai terjadi banjir. Meski begitu harus tetap waspada,” ujar dia kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).
Biasanya di masa peralihan musim seperti ini tanah yang longsor, pohon tumbang. Maka masyarakat perlu waspada dan berhati-hati.
Masyarakat pun harus cepat tanggap jika terjadi bencana. Karena bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, dan tidak mengenal waktu. ” Kita pun selalu himbau agar masyarakat waspada dalam menghadapi bencana,” jelasnya seperti dikutip dari Radar Tasikmalaya (Fajar Indonesia Network Grup).
Dalam peralihan musim seperti ini, kata dia, masyarakat bukan hanya waspada akan bencana tapi juga penyakit yang bisa terjadi. Hal itu karena kondisi tubuh, yang kurang fit ditambah perubahan cuaca seperti ini (kurang baik).
Maka dari itu, masyarakat harus mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi diantisipasi sejak dini. Baik itu bencana maupun penyakit akibat dampak perubahan cuaca.
(Fajar)