Sementara itu, Polres Gorontalo sudah menyiagakan pengalihan arus lalu lintas dari dan ke Yosonegoro sebagai titik utama perayaan ketupat. Warga dari arah Kota Gorontalo yang melewati jalan GORR tidak diperkenankan sampai di simpang empat menuju patung ketupat. Mereka akan dialihkan menuju Desa Pone dan atau jalan trans Sulawesi di Desa Haya-Haya.
“Berkaca dari pengalaman tahun kemarin, di sekitar patung ketupat khususnya di Desa Ombulo menjadi pusat kemacetan. Sehingga kendaraan dari arah Kota Gorontalo tidak kita perkenankan melewati lokasi itu. Mobil yang parkir dari arah Kabupaten Gorontalo juga kita perkenankan tetapi hanya satu jalur di sebelah kiri jalan,” jelas Kapolres Gorontalo, AKBP Deddy Herman, M.K.P.Selain itu, Kapolres Gorontalo juga mengungkapkan pada rapat tersebut yaitu ditiadakannya pelaksanaan pacuan kuda yang biasanya digelar di Lapangan Yosonegoro. Menurut Deddy, sejauh ini tidak ada permohonan atau pemberitahuan terkait acara tersebut.
“Kami belum menerima permohonan atau pemberitahuan izin keramaian soal acara pacuan kuda. Terinformasi di masyarakat tidak diizinkan polisi, padahal yang sebenarnya memang tidak ada panitia yang melaksanakan. Saya sudah tanya ke ayahanda dan aparat kecamatan tidak ada acara tersebut,” tutup AKBP Deddy Herman. S.I.K.,
(ri/hn/nm)