Jakarta – Nasib seorang kakek berusia 71 tahun, yang berjualan anyaman bambu keliling. Sang kakek (Alif) ini menjadi korban pemerasan di Jalan Raya Curug, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
Kapolsek Sawangan (AKP. Rio Mikael Tobing) membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan pelaku yang melakukan pemerasan tersebut mengaku sebagai anggota Satgas Kamtibmas.
“Ciri – ciri pelaku berperawakan besar, berkulit hitam, menurut keterangan korban,” jelasnya.
Menurutnya, pelaku menakuti korban dan memerintahkan mengeluarkan dompet dan handphone. Setelah mengambil ponsel dan dompet korban berisi uang Rp1 juta, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.
“Pada saat itu Bhabinkamtibmas mendapatkan pengaduan dari masyarakat langsung mendatangi korban dan mengarahkan ke Polsek Sawangan untuk membuat laporan,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, kakek Alif tidak ingin membuat laporan atas kejadian pemerasan. Namun korban hanya meminta dibuatkan laporan kehilangan. Nantinya, laporan kehilangan tersebut akan digunakan untuk mengurus kartu kependudukan.
“Korban hanya minta dibuatkan laporan kehilangan untuk bikin KTP,” ungkapnya.
Ia juga memastikan pihaknya tetap menyelidiki kasus pemerasan tersebut. Polisi akan memburu pelaku dengan memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.
“Kita tetap mencari informasi lebih lanjut ke warga sekitar, semoga kalau tertangkap orangnya baru buat laporan polisi,” pungkasnya.
(PoldaMetroJaya)